Pages

5 Sikap Paling Menjengkelkan Suami Atau Istri

Jika saat berpacaran Anda lebih banyak tersenyum dan tersipu, bersiaplah menghadapi sikap suami yang menjengkelkan dan kerap membuat Anda marah. Sebaiknya Anda lekas sadar bahwa Pernikahan bukan bagaikan dongeng happily ever after, banyak kerikil tajam yang akan membuat kaki Anda tertusuk dan menghambat jalan Anda.

Selama ini Anda mengira keadaan akan baik-baik saja dan bahkan lebih baik saat Anda dan si dia menikah. Ternyata setelah Anda menjalaninya, banyak hal yang membuat Anda shock dan jengkel.

Untuk itu, sebelum Anda menikah, ketahui terlebih dahulu sikap menjengkelkan para suami agar kelak Anda tahu bagaimana cara mengatasinya.


1. Malas bangun tidur
Dulu sih waktu masih acara PDKT ia berusaha bangun pagi hari dan mengantarkan Anda beraktivitas. Wajahnya terlihat berseri-seri dan semangatnya terpancar melalui wajahnya. Tetapi setelah menikah, ia lebih sibuk dengan selimut dan bantalnya.

"Aduh sayang nanggung nih, aku ngantuk banget. Please kamu ngerti aku ya..." begitulah katanya saat Anda membangunkan si dia di pagi hari untuk mengantar Anda berbelanja. Kok beda dengan yang dulu ya?

Hadapilah bahwa kenyataan ini terjadi hampir di semua rumah tangga, dan ini adalah wajar!

2. Keegoisan meningkat
Jika dahulu ia sering mengalah, keadaan akan berubah tatkala ia menikahi Anda. Ia sosok yang dulu terkenal sabar, namun setelah menjadi suami, ia akan berusaha mengatur Anda dan menunjukkan kekuasaannya.

Ya begitulah pria, saat ia mendapatkan apa yang ia inginkan, ia tak akan mau merendah dan mengalah.

3. Mudah marah dan tersinggung
Para pria menjadi lebih mudah marah dan tersinggung saat menjadi sosok suami. Mungkin keadaan membuat mereka berbuat demikian, mereka merasa aman dan memiliki jaminan penuh Anda tak akan meninggalkan mereka. untuk itu terkadang mereka semaunya sendiri.

4. Larut dalam kesibukan pekerjaan
Dulu hampir seluruh waktunya difokuskan pada Anda, Anda dan hanya Anda. Kini saat Anda dan si dia sudah dalam satu atap, separuh waktunya digunakan untuk bekerja, sisanya mengikuti keinginan dan mood si dia. Sedangkan waktu untuk Anda? yah bisa Anda hitung sendiri, tetapi tentunya tak sebanyak dulu kala.

5. Lebih sering ngomong blak-blakan
Jika dahulu ia mengatur setiap ucapan dan kalimat yang keluar dari mulutnya, kali ini ia akan lebih berani dan blak-blakan mengutarakan keinginannya tanpa berpikir dua kali Anda mau menerimanya atau tidak.